Pengetahuan yang umum yang melekat pada masyarakat saat ini mengenai perencaaan keuangan adalah bahwa setiap ada dana atau uang yang bisa disisihkan dari kebutuhan , maka pertama adalah belanja barang yang lagi ngetren (Konsumtif), kedua yaitu kalo ada pikiran di simpan, ditabung di rumah atau di Bank, ketiga di Investasikan, atau ingin melipat gandakan nilainya.
Kalo dilihat secara urutannya maka bentuk penggunaan dan perencanaan keuangan masyarakat yang berlaku umum yaitu berbentuk Piramida terbalik. Yang paling atas lebih lebar dan banyak, artinya hampir seluruh dana yang ada dialokasikan untuk belanja kebutuhan sehari-hari, baru kalo ada sisa disimpan untuk jaga-jaga, kalo memang diakhir bulan ada dana yang betul2 tidak terpake maka baru dipikirkan simpanan hari tua baru kemudian investasi.
Prinsip menabung dengan cara diatas dianggap sudah usang dan tidak bisa diandalkan lagi dalam merencanakan keuangan. Cara diatas juga lebih cenderung membuat orang jadi tidak disiplin. Kalo ingin lebih memilih cara lain seperti Menabung dulu, kemudian pengeluaran konsumtif di atur baru terakhir di Investasikan maka ada unsur belajar disiplin, merencanakan apa dan untuk apa di masa depan dan juga cara ini memberikan kepastian perencanaan keuangan yang telah dibuat.
Tetapi pilihan2 cara menabung dan berinvestasi yang banyak diketahui oleh masyarakat pada umumnya yaitu misalnya Tabungan deposito, Saham, Reksadana, Tanah/properti, modal usaha langsung dan Asuransi Karena kita ketahui juga bahwa tidak semua orang bisa dan mampu mengelola pengalokasian dana untuk menabung berinvestasi seperti diatas. Juga tidak semua orang bisa berdisiplin walaupun dia mampu. Dan sangat sedikit juga mungkin bahwa Investasi ataupun menabung yang paling baik dalam menjaga nilai aset adalah berinvestasi dan menabung dalam bentuk emas.
Kenapa menabung dan berinvestasi dengan emas, karena kita ketahui bersama bahwa, hanya emaslah satu2 instrumen investasi paling aman, paling liquid, paling cepat pertambahan nilainya jika dibandingkan dengan uang kertas. Selain itu dengan Emas, maka masyarakat akan dilindungi dari penurunan nilai karena Inflasi. Juga emas menjaga nilai keadilan di masyarakat.
Olehnya saatnyalah bahwa adanya penyebaran informasi bagi masyarakat mengenai investasi dan menabung dengan menggunakan instrumen emas. Sehingga kelak seluruh masyarakat akan mengerti dan mampu memilih jenis investasi yang baik sekaligus menjadi pengaman masa depan keuangan mereka.
